STEAM SUDAH MELAKUKAN PROSES PENDAFTARAN DI KOMINFO!

Hari ini adalah hari kedua pemblokiran STEAM diberlakukan oleh Kominfo di Indonesia, Platform gaming tempat Komunitas game serta penjualan Game-game yang mendunia itu belum dapat diakses di wilayah Indonesia. Dengan adanya Peraturan yang baru-baru ini dikeluarkan oleh Kominfo yaitu pendaftaran PSE ( Penyelenggara Sistem Elektronik) dan karena belumnya Steam melakukan pendaftaran terkait peraturan baru tersebut jadi disayangkan Steam terkena Blokir.

Ternyata efek dari pemblokiran dari Steam ini bukan hanya berpengaruh terhadap para pemain di Penyedia layanan Game tersebut, bahkan pihak Developer dari Game yang dibuat oleh anak bangsapun merasa keberatan.

Tapi baru-baru ini telah dikonfirmasi pihak dari platform yang dibuat oleh Gabe Newell itu akan dibuka dalam waktu dekat karena pihak Kementrian Komunikasi telah dihubungi oleh pihak Valve perihal pendaftaran.

Top Up Saldo - STEAM SUDAH MELAKUKAN PROSES PENDAFTARAN DI KOMINFO! - July 31, 2022
Top Up Saldo - STEAM SUDAH MELAKUKAN PROSES PENDAFTARAN DI KOMINFO!

Samuel Abrijani Pangerapan selaku Direktur Jendral Aplikasi Informatika dari Kemenkominfo mengatakan bahwa “Mereka sudah berhasil mengontak kita, jadi sekarang sudah terjadi korespondensi antara Steam, Dota, dan CSGO. Mereka sudah menyatakan kalau lagi memproses, mudah-mudahan dalam waktu dekat ini mereka sudah bisa melengkapi segala data dan kita harapkan mereka dapat segera melengkapi dan dapat dibuka kembali. Dan juga masyarakat yang menggunakan game ini sudah bisa segera dapat menggunakannya kembali”

Dengan ini seluruh pelaku PSE wajib untuk mentaati peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Sekaligus memotivasi penyedia layanan apapun untuk bergabung dalam ekosistem digital Indonesia.

“Tapi kami tetap selalu membuka peluang bagi siapapun yang ingin menjadi bagian dari ekosistem digital Indonesia, kami tetap membuka ini baik itu asing maupun dalam negeri, aturan adalah aturan, di mana bumi dipijak, di situlah langit itu dijunjung. Setiap negara punya aturannya, dan aturan ini diberlakukan agar pertumbuhan ekonomi digital kita dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia,”. tegas Samuel Abrijani dalam Konferensi pers